Bahkan sewaktu aku pergi jalan-jalan ke Padang pun, ga ada rasanya satupun rumah makan Padang yang aku singgahi yang rasa rendangnya seperti rendangnya Tante Sari. Begitu juga pas aku diajak makan di rumah makan Padang di Kota Buana Pekanbaru. Rasa rendangnya juga tidak lebih enak dilidahku, padahal menurut abangku rumah makan itu terkenal dengan rendangnya yang enak. Tetapi menurutku tetap kalah dari rendangnya Tante Sari.
Dan ternyata yang bilang begitu bukan aku saja, tapi juga keluarga besarku. Jadi, semuanya juga bilang enakan rendang Tante Sari daripada rendang rumah makan Kota Buana (maaf ya, masalah rasa memang relatif itu itu menurut saya)
Karena itulah beberapa hari lalu aku khusus datang ke rumah Tante Sari untuk minta resep rendang miliknya. Dan alhamdulillah Tante Sari dengan senang hati mau memberitahukanku. Tapi pas aku mau ngetik resepnya di ipad Tante Sari malah bingung, karena selama ini beliau hanya memakai takaran kira-kira untuk bumbunya. Beugh aku pun jadi bingung, mana aku ngerti… Tapi akhirnya Tante Sari minta aku datang empat hari lagi sambil bawa bahan-bahan yang beliau catatkan ke aku plus timbangan.
Di hari yang sudah dijanjikan akupun datang ke rumah Tante Sari dengan membawa timbangan dan bahan-bahan membuat rendang. Setelah aku perhatiin ternyata bahan-bahan membuat rendang itu tidaklah sulit, karena semua bahan mudah didapatkan. Hanya saja proses memasaknya itu yang lama banget, sekitar 4 jam-an lebih. Karena memang selama proses memasak rendang api yang digunakan adalah api kecil.
Aku sempat bertanya ke Tante Sari kenapa tidak menggunakan api besar saja. Ternyata dari penjelasan Tante Sari api kecil itu gunanya agar daging yang dimasak menjadi lembut. Sementara kalau memakai api besar hanya akan membuat rendang masak tapi daging tidak lembut. Ilmu baru ya…
Setelah berlama-lama di dapur dan berhadap-hadapan dengan panasnya kompor, akhirnya rendang yang kubuat pun masak. Dan benar saja, rendangnya itu rasa dan pedasnya pas sekali. Selain itu dagingnya lembut kalau digigit tapi bentuknya ga’ hancur berserat. Makyus deh pokoknya…